BUDAYAWAN SUNDA ABAH ANTON CHARLIYAN BERSAMA KI ARIYO PAMERTI CATUR SAGATRA MATARAM RINTIS KOMUNITAS PEMANGKU ADAT NUSANTARA

 


Jakarta - Ketua Umum Majelis  Adat  Sunda Jawa Barat  yang juga mantan Kapolda Jawa Barat Irjen.Pol.Purn.Dr.Drs.H.Anton Charliyan, M.P.K.N. kembali menunjunkan semangat dan eksistensinya sebagai penjaga budaya di Indonesia.

Sebagai wujud kepeduliannya yang sangat tinggi kepada kelestarian Seni, Adat dan Budaya N1usantara, pria yang akrab dipanggil Abah Anton ini mendirikan dan mengelola komunitas para Pemangku Adat Lintas Budaya Nusantara.Bersama aktivis dan Pemangku Budaya Catur Sagatra Mataram R.M.B.Ariyanto Surantono, Abah Anton menghimpun pemangku adat yang terdiri dari para pimpinan ritual/upacara adat di masyarakat, pemimpin masyarakat adat, pimpinan  lembaga adat, serta pimpinan organisasi pelestari  adat dan budaya serta kepala suku di Indonesia.

Konsep yang diusung adalah "Membangun persaudaraan, sinergi dan kolaborasi dalam perbedaan dan keberagaman dalam bingkai NKRI. Nusantara dalam hal ini Indonesia memiliki ribuan suku, adat dan budaya yang berbeda-beda, apabila semua perbedaan dan keberagaman itu bisa di kemas menjadi sebuah harmoni keberagaman, maka itu akan menjadi sebuah kekuatan sekaligus keindahan yang luar biasa.