Merti Budaya | Yogyakarta - Event langka dibidang budaya siap digelar di Kota Yogyakarta. Event bertajuk Talkshow "Melacak dan Merawat Silsilah Darah Dalem Untuk Menjaga Marwah Leluhur Mataram" akan diselenggarakan, sabtu (7 Nopember 2026) mendatang.
MMB Event salah satu unit usaha Media Merti Budaya menjadi organizer dalam kegiatan yang akan menghadirkan nara sumber dari Kraton Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman tersebut.
Menurut Pemimpin Umum Media Merti Budaya R.M.B.Ariyanto Surantono Hadinagoro, kegiatan tersebut terbuka untuk umum, khususnya bagi mereka yang ingin melacak leluhurnya yang masih ada kaitan dengan Raja Raja Mataram.
"Pada dasarnya kegiatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin tau tentang seluk beluk dan tatacara melacak silsilah leluhur. Karena menjaga kelangsungan silsilah keluarga sebenarnya menjadi kwajiban setiap orang agar tidak memutus persaudaraan yang diwariskan orang tuanya", ungkap Ki Ariya.
Khusus bagi yang memiliki garis keturunan darah Dalem Leluhur Mataram, Talkshow ini penting untuk diikuti agar semua keturunan bisa megetahui tata cara melacak silsilah leluhurnya dengan benar sesuai tatanan yang berlaku di Kraton Catur Sagatra Mataram (Surakarta, Yogyakarta, Mangkunegaran dan Pakualaman).
Bagi yang tidak memiliki garis keturunan leluhur Mataram. Talkshow ini juga cocok untuk diikuti agar bisa melacak dan mempertahankan silsilah keluarga yang ditinggalkan luhurnya supaya tetap terjaga sepanjang masa.
Narasumber dari Kraton Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman akan mengulas tentang perlunya nguri uri garis nasab leluhur, tata cara melacak silsilah leluhur hingga prosedur mengurus piagam nasab (kekancingan) darah dalem.
Talkshow dilaksanakan dengan biaya swadaya sehingga peserta yang akan mengikuti kegiatan ini wajib memberikan donasi kontribusi untuk medapatkan piagam, konsumsi dan layanan konsultasi silsilah serta kekancingan.
Selain mengikuti Talkshow, peserta juga diberi kesempatan melakukan konsultasi kekancingan lama (kuno) berbahasa jawa peninggalan leluhurnya yang rata rata mengalami kesulitan dalam membacanya.
Agar Talkshow berjalan effektif dan komunikatif, peserta dibatasi hanya untuk 30 peserta dengan harapan bisa memberikan informasi dan edukasi secara optimal.
Dihubungi terpisah, Kordinator Acara Avi Solikhah, S.Pd. menyatakan bahwa pendaftaran akan ditutup sewaktu waktu apabila kuota sudah terpenuhi.
